Jumat, 12 Februari 2016

Riddle 2



Ayahku 2
By Takumi
Aku benci ayahku yang bodoh
Aku sangat kesal dengan ayahku yang bodoh. Dia selalu memberi apa yang tak pernah aku minta. Baiklah, sekalipun aku tidak minta, dia memang memberiku apa yang ku butuhkan.
Tapi tetap saja aku kesal dengannya. Dia kerap membuatku malu. Malu pada teman-temanku, guruku, dan semua orang.
Malam ini tubuh ayahku panas. Sekalipun aku kesal dengannya, dia tetap ayahku. Ku berikan dia obat paracetamol yang beberapa hari lalu ku beli sebagai persediaan p3k di rumahku beserta segelas air. Lalu kutinggalkan dia karena aku punya banyak PR untuk ku kumpulkan esok hari.
Tanpa terasa, malam telah berganti pagi. Seperti biasa, kubuatkan ayah bodohku sarapan. Kumasuki kamarnya berniat menyuapinya karena dia tidak akan pernah mampu makan sendirian. Dia seperti balita yang baru belajar makan.
Tapi apa yang kulihat?. Dia belum bangun. Ah... Sekarang aku mulai membencinya. Enak sekali jadi dia. Ku guncang tubuhnya yang kaku. Hey, tubuhnya dingin sekali, dia pasti melupakan selimutnya lagi. Kuselimuti kembali tubuhnya. Well, Selamat tidur ayah. Ayahku yang sangat bodoh. Aku sungguh sangat benci kebodohanmu.
Akupun bergegas menuju sekolah dan memulai hari panjangku yang pastinya melelahkan.

2 komentar:

  1. Sebuah kelalaian yang sangat fatal... meninggalkan sebotol parasetamol pada seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan sama saja dengan memberinya minum kopi sianida :-D

    BalasHapus
  2. Sebuah kelalaian yang sangat fatal... meninggalkan sebotol parasetamol pada seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan sama saja dengan memberinya minum kopi sianida :-D

    BalasHapus